Jelang Penutupan TMMD Pati, Gladi Kotor Digelar untuk Pastikan Upacara Berjalan Sukses

    Jelang Penutupan TMMD Pati, Gladi Kotor Digelar untuk Pastikan Upacara Berjalan Sukses
    Menjelang upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026, Kodim 0718/Pati menggelar gladi kotor di Lapangan Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Kamis (21/5/2026).

    PATI - Menjelang upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026, Kodim 0718/Pati menggelar gladi kotor di Lapangan Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara penutupan berjalan tertib, lancar, dan sesuai rencana.

    Sejumlah personel TNI bersama unsur pendukung tampak serius mengikuti latihan. Mulai dari komandan upacara, pasukan peserta, pengibar bendera, hingga petugas pendukung lainnya menjalankan simulasi sesuai tugas masing-masing.

    Suasana gladi kotor berlangsung penuh semangat dan kekompakan. Seluruh personel terlihat mematangkan koordinasi demi mendukung kelancaran acara penutupan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati yang menjadi puncak pelaksanaan program pembangunan desa tersebut.

    Komandan SSK TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, Kapten Inf Andik Setiawan, mengatakan gladi kotor merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan upacara resmi.

    “Melalui gladi kotor ini kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan benar-benar siap. Koordinasi antarpetugas harus matang agar saat pelaksanaan penutupan nanti semuanya berjalan tertib, aman, dan lancar, ” ujar Kapten Inf Andik Setiawan di sela kegiatan.

    Ia menjelaskan, kesiapan personel menjadi faktor utama dalam mendukung suksesnya upacara penutupan TMMD yang akan dihadiri sejumlah pejabat TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat.

    Selain mempersiapkan teknis upacara, gladi kotor juga menjadi bentuk disiplin dan profesionalisme personel Satgas TMMD dalam menyelesaikan seluruh tahapan program dengan maksimal.

    Kapten Inf Andik menambahkan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari capaian pembangunan fisik maupun nonfisik, tetapi juga dari kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.

    “TMMD adalah wujud gotong royong bersama. Kami berharap momentum penutupan nanti menjadi simbol keberhasilan seluruh pihak dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” katanya.

    TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati sendiri telah menyelesaikan sejumlah sasaran pembangunan di Desa Gunungpanti dan sekitarnya, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, kegiatan sosial, hingga penyuluhan kepada masyarakat.

    Program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan akses transportasi, pertumbuhan ekonomi warga, serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat di Kabupaten Pati.

    (Agung)

    tmmd pati tni pembangunan desa jurnalisme berita lokal patinews
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Seni Barong RKWB Semarakkan Penutupan TMMD...

    Artikel Berikutnya

    Ribuan Warga Padati Penutupan TMMD Kodim...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pastikan Kejuaraan Bola Basket Berjalan Aman, Polisi Perkuat Kehadiran di Tengah Masyarakat
    Kalapas Irhamuddin Pimpin Kontrol Blok Hunian, Pastikan Situasi Tetap Aman
    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Dua Pelaku Curanmor Ditangkap di Curug, Polisi Sita Senjata Api Rakitan dan Peluru Kaliber 9 Milimeter
    Kabur ke Sampang, Tersangka Pembunuhan Berencana Dibekuk Polres Metro Tangerang Kota di Hari yang Sama

    Ikuti Kami