Warung Sederhana: Jantung Kebersamaan Satgas TMMD dan Warga Godo

    Warung Sederhana: Jantung Kebersamaan Satgas TMMD dan Warga Godo
    Anggota Satgas TMMD, Prada Rohman, mengaku warung milik Ibu Maryati sudah seperti tempat pulang kedua bagi dirinya dan rekan-rekannya selama bertugas di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Minggu (17/5/2026).

    PATI - Di tengah riuhnya program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, sebuah sudut sederhana di warung Ibu Maryati (60) menjadi oase ketenangan dan kehangatan. Sejak Minggu (17/5/2026), warung mungil ini tak hanya menyajikan kopi dan camilan, namun juga merajut erat tali silaturahmi antara para anggota Satgas TMMD dan penduduk setempat.

    Bagi Prada Rohman, salah satu prajurit yang bertugas, warung Ibu Maryati telah menjelma menjadi 'rumah kedua' selama berada di Desa Godo. Aroma kopi yang khas berpadu dengan keramahan Ibu Maryati menciptakan suasana nyaman yang membuat para prajurit betah menghabiskan waktu istirahat mereka.

    Setiap usai menuntaskan pekerjaan di lokasi sasaran TMMD, para anggota Satgas tak pernah lupa menyempatkan diri untuk singgah. Obrolan ringan yang diselingi tawa dan secangkir kopi hangat menjadi ritual harian yang mempererat kebersamaan mereka.

    Kehadiran para prajurit ini ternyata membawa berkah tersendiri bagi usaha kecil Ibu Maryati. Warungnya yang dulu sepi kini selalu ramai, tidak hanya oleh anggota Satgas, tetapi juga oleh warga yang turut menikmati suasana kekeluargaan yang tercipta.

    Dengan logat Jawa yang kental, Ibu Maryati mengungkapkan rasa senangnya sekaligus haru membayangkan program TMMD akan segera berakhir. Ia menyadari, kepulangan para prajurit akan kembali membawa kesepian bagi warungnya.

    "Nanti kalau bapak-bapak TNI sudah pulang, warung saya pasti sepi lagi, " ujar Ibu Maryati, senyum harunya tersungging di bibir.

    Prada Rohman menambahkan, sosok Ibu Maryati mengingatkannya pada ibunya di kampung halaman. Ia merasakan betapa kesederhanaan dan perhatian yang diberikan oleh warga Desa Godo menjadi pengalaman paling berharga selama bertugas.

    "Ibu Maryati sangat ramah dan baik kepada kami. Beliau sudah seperti ibu sendiri. Kami merasa nyaman dan senang selama berada di Desa Godo, " tutur Prada Rohman.

    Program TMMD Reguler ke-128 ini membuktikan bahwa pembangunan fisik hanyalah satu sisi. Lebih dari itu, ia telah berhasil membangun jembatan emosional yang kokoh, menumbuhkan rasa kekeluargaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat, terjalin erat dari sebuah warung sederhana di sudut Desa Godo.

    tmmd tni ad kemanunggalan tni-warga pembangunan desa kebersamaan hubungan emosional patinews kodimpati
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    SIM Keliling di TMMD Pati: Pelayanan Jemput...

    Artikel Berikutnya

    Jalan Beton TMMD Desa Godo Hampir Selesai,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pastikan Kejuaraan Bola Basket Berjalan Aman, Polisi Perkuat Kehadiran di Tengah Masyarakat
    Kalapas Irhamuddin Pimpin Kontrol Blok Hunian, Pastikan Situasi Tetap Aman
    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Dua Pelaku Curanmor Ditangkap di Curug, Polisi Sita Senjata Api Rakitan dan Peluru Kaliber 9 Milimeter
    Kabur ke Sampang, Tersangka Pembunuhan Berencana Dibekuk Polres Metro Tangerang Kota di Hari yang Sama

    Ikuti Kami